Kategori Fiksi Damai

Tentang Kita Merah Putih

Beragam suku budaya menyatukan kita dalam satu semboyanPerbedaan bukan sebuah penghalang untuk kita berpadu dalam toleransihakikatnya kita sama, Sama-sama manusia yang cinta tanah airnya; Cinta segala isi dari indonesiaSaat ini kita berpijak pada tempat yang berbeda, namun tetap menjadi satuBerpadu…

Suara

Halus sekali, suara itu pasti jauh. Tapi melengking seperti menusuk-nusuk otak. Ting-ting-ting terus bergema bersahut-sahutan.

Berupaya Berpikir Cakap

Karya: Ira Aprillah Keadaan muskil memuncak elusifGema menyoal air mataKetakutan yang mengintai dalam batinSebagai tanda bungkam seribu bahasaApalagi waktu menarik hati pada kelamTak berdaya, jeritan tangis di mana-manaTinggal kecakapan estimasi yang tak berujung Manakala waktu menarik akal secara definitTidak kaku;…

Hanya Satu Kata, Perdamaian

Oleh: Nurul & Mayang Aku rindu sebuah kata, yang membuat caci menjadi empatiAku membutuhkan kata itu, yang membuat duka menjadi cintaAku ingin memeluk kata itu, agar tak tertabuh genderang menjadi sebuah perangAku benar-benar ingin membawanya kepadamu, kepada kita, kepada bangsa,…

Apa Arti Damai?

Penyair: M. Rio Fani Dari sebuah tragedi berdarahMenjadi kombur sejarahApalah artinya damaiJika insan muda masih terus abaiApa harus perlu; terjun untuk menjejaki kesadaran?Bahwa yang hancur tidak hanya bangunan, melainkan juga pergelangan tanganApalah artinya belajarJika insan muda masih senang berkelakarMengeluh dengan…

YANG MENENGADAH DI BAWAH LAMPU MERAH

YANG MENENGADAH DI BAWAH LAMPU MERAH Oleh : Alda Muhsi. Seperti aliran sungai Air mata mengalir tanpa hambatan kelopak yang ditumbuhi akar alis-alis telah hilang rapuh dan jatuh satu per satu dihantam angin pasang bercampur debu-debu Ada bayangan yang sulit…

Nadi Tuhan

NADI TUHAN Oleh : Alda Muhsi Ilustrasi : Fauzan Ratusan kunang-kunang berkeliaran kemudian berkelindan di balik pepohonan. Aku mengamatinya dari bibir jendela kamar. Bukankah sesekali kita perlu rehat dari segala rutinitas? Bukankah tidak baik mengambil keputusan saat pikiran sedang kalut?…

SATU HARI PENENTU

satu hari penentu
Satu hal yang aku tahu, Mungkin kau juga rinduWalau sudah tak utuh,Tapi hati tak akan rusuh Berdamailah,Rindu patah dan bergantiNomor satu atau dua hanya formasi,Indonesia butuh pemimpinPemegang kendali negeriPelurus jalan dan penopang tujuan Pada hari ituPilihanmu adalah penentu,Masa depan kita…

Perayaan Kematian

kematian
Perayaan KematianCerpen Alda Muhsi “Buuummm….” Suara letupan terdengar di angkasa. Bocah-bocah berkeliaran mencari orang tua masing-masing. Aroma kematian sudah sangat lekat di ujung hidung. Tapi apakah bocah-bocah itu mampu memahami keadaan yang sebenarnya? “Pak, aku takut sekali!” seru Aiman yang…