Dalam Sudut Itu Kamu

Mentari menyinari bumi dengan semestinya

Begitu pun hujan menghampiri untuk membasahi yang kering
Dalam setiap perjalanan hidup, ada banyak sekali ranting yang patah
Ada banyak pohon tinggi yang dilempari

Tidak semua mampu kuat untuk tetap berdiri tegak menghadap mentari di pagi hari

Tuan, badanku sering lelah karena harus pergi pagi pulang malam
Tuan, mataku ingin sering menangis atas segala yang ingin membuatku jatuh

Tuan, terima kasih
Terima kasih selalu ada dalam segala sudut hidupku

Waktu terus berlalu melewati kalender yang harus diganti
Kau masih kulihat sampai saat ini di dalam sudut hidup tanpa pernah hilang

Tuan, terima kasih
Akan kujaga setiap sudutku dengan penuh rasa syukur

Teks oleh: Mayang
Ilustrasi: Tasya

Default image
Admin
Articles: 206

Tinggalkan Balasan