Ini Efek Buruk yang Akan Ditanggung Jika Kamu Sulit Terima Kenyataan

Sebagai seorang manusia biasa, kamu tentu akan dihadapkan pada banyaknya persoalan hidup yang datang silih berganti. Siap ataupun tidak, masalah tersebut pasti hadir dalam keseharianmu. Diperlukan hati yang lapang dan juga tekad yang kuat agar dirimu mampu bertahan dan melewatinya.

Meski kadang semua tak sesuai dengan harapan, mau tak mau kamu harus bisa menerimanya. Sebab, terlalu banyak efek buruk yang akan kamu tanggung jika kamu sulit menerima kenyataan yang ada di sekitarmu. Apa saja ya kira-kira?

Pertama, ketenangan batinmu menjadi terusik. Kamu akan selalu merasa terbebani dengan masalah yang ada. Ini menyebabkan langkahmu terhenti dan tak ada keinginan untuk maju ataupun menata kembali hidupmu.

Kamu akan merasa kalau hidupmu itu sia-sia sampai berujung pada rasa depresi yang tentu saja dapat membahayakan jiwamu.

Selanjutnya, kamu akan tenggelam dalam pola pikir lamamu yang seolah menganggap bahwa orang lain mulai menjauhimu hanya karena masalah yang menimpamu.

Padahal, kamulah yang sebenarnya menarik diri dari lingkunganmu. Kamu juga akan menjauhi orang-orang terdekatmu dengan alasan untuk melindungi diri, namun yang sebenarnya terjadi, kamu hanya tak berani mengakui kalau kamu butuh bantuan mereka.

Yang terakhir, kesehatanmu akan mudah terganggu. Kamu akan malas makan, minum, berolahraga secara rutin dan menjadi gemar tidur larut malam karena kamu sibuk meratapi nasib malangmu tersebut. Lambat laun, tubuhmu pun menjadi lemah dan kesehatanmu akan menurun.

Jadi, sebelum kamu merasakan efek buruk tersebut, belajarlah untuk menerima kenyataan yang ada, sekalipun itu pahit. Wajar jika seorang manusia terlihat lemah dan tak berdaya saat sedang terpuruk.

Yang membedakan hanyalah bagaimana cara ia bangkit dan kembali melanjutkan hidupnya. Oleh sebab itu, tetapkan dalam hati bahwa kamu mampu mengatasinya dengan semangat yang masih tersisa dalam dirimu.

Penulis: M. Rio Fani
Ilustrator: Fadhly Zee

Default image
Admin
Articles: 199

Tinggalkan Balasan